Beranda » Perbankan » Kepala Departemen dan OJK Daerah Dilantik oleh Pjs Ketua OJK

Kepala Departemen dan OJK Daerah Dilantik oleh Pjs Ketua OJK

Pejabat sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (), Friderica Widyasari Dewi, baru saja melantik sejumlah pejabat penting di lingkungan OJK. Pelantikan ini mencakup Kepala Departemen dan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Acara berlangsung di Jakarta, Senin, 2 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi dan memastikan kelanjutan program-program strategis OJK.

Friderica menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar proses administratif biasa. Ia menyebutnya sebagai langkah konkret untuk memperkokoh integritas dan menjaga konsistensi kinerja lembaga pengawas sektor jasa keuangan. Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa kepercayaan publik adalah aset paling berharga yang harus terus dijaga oleh setiap pejabat.

“Integritas harus menjadi fondasi utama, karena kepercayaan adalah modal terbesar lembaga ini,” ucapnya.

Pelantikan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan wajah-wajah baru dalam struktur kepemimpinan OJK. Para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu membawa segar dalam menjalankan tugas, sekaligus menjaga komitmen terhadap prinsip-prinsip pengawasan yang transparan dan akuntabel.

Berikut adalah pejabat yang dilantik oleh Friderica Widyasari Dewi:

  1. Kristrianti Puji Rahayu sebagai Kepala OJK Institute (OJKI)
  2. Rudy Agus P. Raharjo sebagai Kepala Departemen Organisasi, SDM dan Budaya (DOSB)
  3. Parjiman sebagai Kepala OJK Provinsi Bali (KODS)
  4. Misran Pasaribu sebagai Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (KOSR)
  5. Sabar Wahyono sebagai Kepala Departemen Pelindungan Konsumen (DPLK)
  6. Indra Salfian sebagai Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Pengawasan Lembaga Pembiayaan, , Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (DZPL)

Penguatan Struktur Kepemimpinan OJK

Langkah baru ini merupakan bagian dari dalam memperkuat tata kelola internal. Dengan memperkenalkan kepemimpinan segar, OJK berharap dapat terus menjaga sinergi antarunit kerja dan meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap sektor jasa keuangan.

Selain itu, penguatan struktur ini juga bertujuan untuk mempercepat implementasi kebijakan strategis, terutama yang berkaitan dengan perlindungan konsumen dan pengembangan ekosistem keuangan inklusif. Friderica menyatakan bahwa ke depan, OJK akan terus berupaya menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional serta mendukung pertumbuhan yang berkeadilan.

Baca Juga:  Total dana masyarakat di sektor perbankan melonjak 9,2 persen selama Februari 2026

1. Peran Kepala Departemen dalam Pengembangan Kebijakan

Kepala Departemen memiliki peran penting dalam menyusun dan mengeksekusi kebijakan strategis. Mereka bertanggung jawab atas pengembangan regulasi yang selaras dengan perkembangan industri dan kebutuhan masyarakat.

2. Kepala OJK Daerah sebagai Representasi Otoritas di Wilayah

Kepala OJK Daerah menjadi ujung tombak dalam implementasi kebijakan OJK di daerah. Mereka berperan dalam memastikan pengawasan berjalan efektif, terutama di wilayah yang memiliki pertumbuhan ekonomi dinamis.

3. Sinkronisasi Program Strategis

Sinkronisasi antara pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan program OJK. Dengan kepemimpinan yang solid, diharapkan program-program strategis seperti perlindungan konsumen dan pengawasan lembaga keuangan mikro dapat berjalan lebih efisien.

Profil Singkat Pejabat yang Dilantik

Setiap pejabat yang dilantik membawa latar belakang dan pengalaman yang relevan dengan tugas barunya. Berikut profil singkat dari beberapa pejabat yang baru saja menjabat:

Nama Jabatan Baru Latar Belakang Singkat
Kristrianti Puji Rahayu Kepala OJK Institute (OJKI) Berpengalaman di bidang pendidikan dan pelatihan sektor jasa keuangan
Rudy Agus P. Raharjo Kepala Departemen Organisasi, SDM dan Budaya (DOSB) Pernah menjabat di berbagai unit strategis OJK terkait pengembangan sumber daya manusia
Parjiman Kepala OJK Provinsi Bali (KODS) Memiliki pengalaman di bidang pengawasan daerah dan pengelolaan lembaga keuangan mikro
Misran Pasaribu Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (KOSR) Terlibat aktif dalam pengembangan ekosistem keuangan di wilayah timur Indonesia
Sabar Wahyono Kepala Departemen Pelindungan Konsumen (DPLK) Ahli dalam regulasi konsumen dan penyelesaian sengketa jasa keuangan
Indra Salfian Kepala Departemen Perizinan dan Pengawasan Lembaga Non-Bank (DZPL) Berfokus pada pengembangan regulasi untuk lembaga pembiayaan dan modal Ventura

Harapan dan Arahan dari Pjs Ketua OJK

Friderica Widyasari Dewi memberikan sejumlah arahan penting kepada pejabat yang baru dilantik. Ia menekankan perlunya komitmen terhadap nilai-nilai profesionalisme dan integritas dalam setiap langkah kerja. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa kolaborasi antarunit kerja harus terus ditingkatkan agar visi OJK dapat tercapai secara maksimal.

Baca Juga:  Permata Bank Tingkatkan Dukungan untuk Pengembangan Ekonomi Hijau dan UMKM Ramah Lingkungan

“Kami berharap semua pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dan langsung berkontribusi dalam menjalankan program-program strategis,” ujarnya.

Friderica juga menyampaikan bahwa tantangan di sektor jasa keuangan terus berkembang. Oleh karena itu, adaptasi terhadap perubahan dan menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Pejabat baru dituntut untuk cepat dan responsif terhadap dinamika industri.

Komitmen OJK pada Stabilitas dan Perlindungan Konsumen

Melalui pelantikan ini, OJK kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Lembaga ini juga terus berupaya memperkuat perlindungan konsumen, terutama di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Perlindungan konsumen menjadi salah satu pilar utama dalam pengawasan OJK. Dengan melantik Sabar Wahyono sebagai Kepala Departemen Pelindungan Konsumen, OJK menunjukkan bahwa isu ini tetap menjadi prioritas utama dalam agenda kerja.

Selain itu, penguatan pengawasan terhadap lembaga non-bank juga menjadi fokus penting. Indra Salfian, yang kini memimpin Departemen Perizinan dan Pengawasan Lembaga Non-Bank, diharapkan dapat membawa pendekatan yang lebih terukur dan efektif dalam pengelolaan risiko di sektor tersebut.

Penutup

Pelantikan pejabat baru di lingkungan OJK menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola dan menjaga konsistensi kinerja lembaga. Dengan kepemimpinan yang solid dan berintegritas, OJK diharapkan dapat terus menjadi pengawas sektor jasa keuangan yang andal dan dipercaya masyarakat.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersumber dari keterangan resmi OJK per tanggal 3 Maret 2026. Jabatan dan nama pejabat dapat berubah seiring perkembangan organisasi.

Erna Agnesa
Reporter at Desa Karangbendo

Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.