PT Bank BPD DIY melaporkan pertumbuhan penyaluran kredit multiguna hingga Januari 2026 berada di kisaran 2 persen sampai 3 persen secara tahunan. Direktur Pemasaran dan Unit Usaha Syariah BPD DIY Raden Agus Trimurjanto mengungkapkan bahwa total outstanding loan atau sisa pinjaman yang tercatat mencapai Rp4,51 triliun. Realisasi ini dinilai masih berada di bawah harapan bank meskipun secara umum masih menunjukkan tren pertumbuhan.
Agus menjelaskan bahwa perlambatan pertumbuhan kredit tersebut sangat dipengaruhi oleh penurunan daya beli masyarakat. Selain itu, terdapat kecenderungan dari para nasabah untuk menunda pengajuan pinjaman yang bersifat konsumtif guna memenuhi kebutuhan mereka. Berdasarkan pola musiman, permintaan kredit multiguna biasanya melonjak menjelang hari raya, namun pihak bank memproyeksikan kenaikan pada periode tahun ini tidak akan sekuat tahun-tahun sebelumnya.
Untuk sepanjang tahun 2026, Bank BPD DIY menetapkan target pertumbuhan kredit multiguna pada rentang 7 persen hingga 9 persen. Agus menekankan bahwa pencapaian target tersebut sangat bergantung pada perkembangan kondisi ekonomi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Perekonomian daerah tersebut memiliki ketergantungan yang besar pada sektor pariwisata sebagai motor penggerak utama.
Diharapkan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan serta kenaikan pengeluaran atau belanja wisata, permintaan terhadap kredit konsumtif dapat ikut terangkat. Pihak manajemen optimis bahwa perbaikan ekonomi daerah akan menjadi katalis positif bagi pertumbuhan penyaluran kredit pada bulan-bulan mendatang.
Disclaimer: Data keuangan dan perkembangan ekonomi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan perbankan, kondisi pasar, dan situasi ekonomi nasional maupun daerah. Target serta proyeksi pertumbuhan bukan merupakan jaminan hasil akhir dan sangat bergantung pada faktor eksternal lainnya.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.
