Beranda » Teknologi » Mengapa QRIS Tap Belum Tersedia di iPhone? Ini Penjelasan Resmi BI!

Mengapa QRIS Tap Belum Tersedia di iPhone? Ini Penjelasan Resmi BI!

QRIS Tap, fitur pembayaran digital terbaru dari Indonesia, memang belum bisa dinikmati pengguna iPhone. Keterbatasan ini bukan karena sistemnya yang bermasalah, melainkan karena Apple belum membuka akses teknologi NFC (Near Field Communication) untuk pihak ketiga. Artinya, pengguna iPhone masih harus menunggu kebijakan dari Apple agar bisa merasakan kemudahan transaksi dengan QRIS Tap.

Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Apple, baik di tingkat lokal maupun global. Namun, hingga saat ini, belum ada kepastian kapan akses NFC akan dibuka untuk mendukung QRIS Tap di iPhone.

Mengapa QRIS Tap Belum Bisa Digunakan di iPhone?

1. Kebijakan Akses NFC yang Ketat dari Apple

Apple hingga kini hanya membuka akses NFC untuk layanan internal mereka, yaitu Apple Pay. Ini berarti pihak ketiga, termasuk pengembang aplikasi pembayaran lokal seperti yang mendukung QRIS Tap, belum diberi izin untuk menggunakan fitur ini.

2. Perbedaan Kebijakan di Berbagai Wilayah

Menariknya, di wilayah tertentu seperti Uni Eropa, Apple dikabarkan mulai membuka akses NFC untuk pihak ketiga. Ini menunjukkan bahwa kebijakan Apple bisa berbeda-beda tergantung regulasi lokal. Namun, di Indonesia, proses ini masih belum berjalan.

Komunikasi BI dan Apple

3. Diskusi Telah Berlangsung

Bank Indonesia tidak tinggal diam. Pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Apple Indonesia maupun kantor pusatnya. Tujuannya jelas, membahas kemungkinan pembukaan akses NFC agar QRIS Tap bisa berjalan di iPhone.

4. Evaluasi Fitur QRIS Tap oleh Apple

Dalam diskusi tersebut, Apple dikabarkan akan mempelajari lebih lanjut bagaimana QRIS Tap bekerja. Mereka ingin melihat apakah fitur ini bisa diintegrasikan tanpa mengganggu ekosistem Apple Pay yang sudah ada.

Baca Juga:  Bank Indonesia Perketat Aturan Transaksi Valas Tanpa Underlying Sepanjang Tahun 2026

Apa Itu QRIS Tap?

QRIS Tap adalah pengembangan dari sistem pembayaran QRIS yang selama ini dikenal dengan pemindaian kode QR. Bedanya, QRIS Tap menggunakan teknologi NFC. Pengguna cukup mendekatkan ke mesin pembaca, tanpa perlu membuka kamera atau memindai kode.

Cara kerjanya cukup sederhana:

  • Buka aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS Tap
  • Pilih metode QRIS Tap
  • Tempelkan ponsel ke terminal NFC
  • Transaksi langsung diproses secara time

Sayangnya, fitur ini saat ini hanya bisa digunakan di ponsel yang memiliki NFC aktif dan aplikasi pembayaran yang kompatibel.

Perkembangan Penggunaan QRIS Tap

5. Pertumbuhan Transaksi yang Menjanjikan

Meski belum tersedia di iPhone, QRIS Tap mulai menunjukkan perkembangan positif. Dari BI, jumlah transaksi yang diproses melalui QRIS Tap telah mencapai lebih dari 475.000 transaksi per bulan.

6. Nilai Transaksi yang Terus Naik

Tidak hanya jumlah transaksi, nilai transaksi juga terus meningkat. Dalam sebulan, nilai Tap mencapai sekitar Rp 4,6 miliar, dengan pertumbuhan bulanan sebesar 6,4%.

Parameter Data
Jumlah Transaksi Bulanan > 475.000 transaksi
Pertumbuhan Transaksi Bulanan 7,9%
Nilai Transaksi Bulanan Rp 4,6 miliar
Pertumbuhan Nilai Transaksi Bulanan 6,4%

7. Sektor yang Paling Banyak Menggunakan QRIS Tap

QRIS Tap mulai banyak digunakan di sektor-sektor dengan frekuensi transaksi tinggi, seperti:

  • Transportasi umum
  • Restoran
  • Hotel
  • Ritel modern

Ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai tertarik dengan metode pembayaran yang lebih dan praktis.

Strategi QRIS Tap dalam Digitalisasi Pembayaran Nasional

QRIS Tap bukan sekadar inovasi biasa. Ini adalah bagian dari strategi besar Bank Indonesia dalam mendorong sistem pembayaran nasional. Tujuannya jelas: mempercepat transaksi, meningkatkan inklusi , dan memperkuat ekosistem pembayaran digital di Indonesia.

Baca Juga:  Mengapa BI Harus Berusaha Keras Agar Pengguna iPhone di Indonesia Bisa Pakai QRIS Tap?

Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, dukungan dari semua pihak sangat penting. Termasuk dukungan teknologi dari produsen perangkat seperti Apple.

Tantangan dan Harapan ke Depan

8. Ketergantungan pada Kebijakan Apple

Hingga kini, satu hal yang menjadi penghambat utama adalah kebijakan Apple yang belum membuka akses NFC. BI menyatakan bahwa mereka terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Apple, untuk memperluas interoperabilitas sistem pembayaran digital nasional.

9. Potensi Dukungan di Masa Depan

Jika Apple akhirnya membuka akses NFC, QRIS Tap bisa langsung digunakan di iPhone. Ini akan membuka peluang besar bagi pengguna iPhone untuk ikut menikmati kemudahan pembayaran digital tanpa perlu membawa dompet.

10. Perluasan Ekosistem QRIS Tap

BI juga terus mendorong pengembangan ekosistem QRIS Tap dengan melibatkan lebih banyak merchant dan pengembang aplikasi. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar pula manfaat yang bisa dirasakan masyarakat.

Disclaimer

Data dan informasi dalam artikel ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung perkembangan teknologi serta kebijakan dari pihak terkait. Informasi yang disajikan merupakan hasil dari rilis resmi Bank Indonesia dan sumber terpercaya lainnya per .

Bintang Fatih Wibawa
Reporter at Desa Karangbendo

Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.