Perusahaan jasa kurir J&T Express telah menyiapkan serangkaian strategi operasional untuk mengantisipasi potensi lonjakan pengiriman paket selama periode Ramadan 2026. Langkah ini diambil berdasarkan evaluasi tren kenaikan volume kiriman pada periode yang sama di tahun sebelumnya, di mana pada Ramadan 2025 tercatat kenaikan volume pengiriman lebih dari 40 persen dibandingkan bulan biasa.
CEO J&T Express Robin Lo dalam keterangan resminya pada Kamis, 19 Februari 2026, menjelaskan bahwa peningkatan tersebut merupakan dampak langsung dari tingginya aktivitas belanja daring masyarakat. Ia menambahkan bahwa selain lonjakan volume, tantangan operasional tahun ini mencakup potensi cuaca ekstrem. Namun, perusahaan menyatakan optimisme untuk tetap memenuhi ekspektasi pelanggan melalui strategi adaptif dan pemanfaatan teknologi terintegrasi.
Guna menghadapi situasi tersebut, J&T Express memperkuat kapasitas operasional dengan melakukan perekrutan pekerja musiman dan penambahan shift kerja malam. Perusahaan juga mengoptimalisasi mesin sortir di pusat distribusi atau gateway serta meningkatkan frekuensi armada transportasi darat dan udara untuk pengiriman antarkota maupun antarprovinsi.
Sistem pemantauan berbasis kecerdasan buatan turut dikerahkan untuk memantau alur distribusi secara seketika guna meminimalkan hambatan di lapangan. Seluruh titik layanan seperti Drop Point dan Mini Drop Point dipastikan tetap beroperasi setiap hari selama masa Ramadan untuk menjamin kelancaran akses bagi pengguna jasa.
Data pendukung dari survei Jakpat menunjukkan sekitar 70 persen responden berencana meningkatkan pengeluaran selama Ramadan. Sementara itu, survei Populix mengindikasikan 78 persen responden akan membeli produk fesyen, yang menjadi salah satu kategori barang dengan volume pengiriman tertinggi di tahun sebelumnya. Berdasarkan data tersebut, volume pengiriman selama Ramadan 2026 diprediksi akan melampaui rata rata pengiriman harian pada periode normal.
Sebagai catatan, seluruh data operasional, angka proyeksi, serta informasi dalam laporan ini dapat berubah sewaktu waktu sesuai dengan kebijakan perusahaan dan kondisi riil di lapangan pada masa mendatang. Kenaikan volume pengiriman juga sangat bergantung pada fluktuasi pasar belanja daring dan situasi ekonomi nasional secara keseluruhan.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.


