Beranda » Bantuan Sosial » Dorong Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan Rp15,1 Triliun Bansos dan Targetkan Graduasi 300 Ribu Penerima

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan Rp15,1 Triliun Bansos dan Targetkan Graduasi 300 Ribu Penerima

Jakarta Mandiri menyalurkan sosial (bansos) senilai Rp15,1 triliun kepada lebih dari 7,45 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 123 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia sepanjang 2025.

Penyaluran tersebut dilakukan melalui skema Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai bagian dari upaya akselerasi ekonomi kerakyatan.

Tak hanya menyalurkan bantuan, perseroan juga turut mendukung program pemerintah yang menargetkan lebih dari 300 ribu penerima bansos dapat lepas dari penerima pada akhir 2026.

Simak penjelasan lengkap dari desakarangbendo.id berikut ini mengenai detail penyaluran, dampak terhadap ketimpangan, hingga program graduasi yang digulirkan Bank Mandiri.

Penyaluran bansos dilakukan secara periodik sepanjang 2025 sesuai ketentuan pemerintah.

Seluruh proses pendataan dan pemutakhiran data penerima manfaat dilaksanakan secara reguler melalui mekanisme terintegrasi guna memastikan akurasi serta ketepatan sasaran.

Program Sembako dan PKH menjadi dua instrumen utama yang menyasar keluarga prasejahtera secara berkelanjutan.

Melalui kedua program tersebut, Bank Mandiri berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga daya kelompok rentan serta memperkuat stabilitas konsumsi .

Badan Pusat Statistik () mencatat ketimpangan pengeluaran masyarakat yang diukur melalui Gini Ratio berada di level 0,363 per September 2025.

Angka tersebut turun 0,012 poin dibandingkan Maret 2025.

Pencapaian ini mencerminkan dampak positif kebijakan perlindungan sosial yang dijalankan pemerintah secara konsisten, termasuk melalui berbagai program bansos yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan.

Berikut perbandingan Gini Ratio Indonesia pada 2025.

Periode Gini Ratio Keterangan
Maret 2025 0,375 Sebelum penurunan
September 2025 0,363 Turun 0,012 poin

Penurunan Gini Ratio tersebut menunjukkan bahwa distribusi pengeluaran masyarakat semakin merata, berdasarkan data BPS per September 2025 dan dapat berubah pada periode pencatatan berikutnya.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menegaskan bahwa perseroan terus mengakselerasi ekosistem penyaluran bantuan sosial yang terintegrasi untuk memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran.

“Kami akan terus mendukung implementasi program-program pemerintah, khususnya yang terkait langsung dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat luas, guna memberikan nilai tambah bagi penguatan ekonomi kerakyatan,” ujar Riduan dalam keterangan tertulis pada Kamis, 12 Februari 2026.

Guna memastikan efektivitas penyaluran, Bank Mandiri secara aktif memperkuat koordinasi dengan kementerian dan pemangku kepentingan terkait.

Proses tersebut mencakup pendataan, pemutakhiran data, hingga distribusi kepada keluarga penerima manfaat di berbagai daerah.

Upaya ini dilakukan untuk mendukung akurasi sasaran sekaligus menjaga kredibilitas serta keberlanjutan program perlindungan sosial yang menjadi prioritas pemerintah.

“Melalui koordinasi yang erat dengan kementerian dan pemangku kepentingan, Bank Mandiri memastikan setiap tahapan penyaluran berjalan sesuai ketentuan, mulai dari hingga distribusi di lapangan, sehingga bantuan dapat diterima masyarakat secara tepat sasaran dan tepat waktu,” kata Riduan.

Selain menyalurkan bansos, Bank Mandiri juga mendukung program pemerintah agar para penerima bansos segera keluar dari daftar penerima.

Pemerintah menargetkan lebih dari 300 ribu orang dapat lepas dari daftar penerima bansos pada akhir 2026.

Program tersebut mendorong para penerima bansos untuk mulai merintis usaha kecil sehingga mampu memperoleh penghasilan yang lebih berkelanjutan.

Pada Triwulan IV 2025, Bank Mandiri telah melaksanakan sejumlah kegiatan sosialisasi kepada penerima bansos yang telah memulai usaha kecil.

Berikut materi sosialisasi yang diberikan kepada penerima bansos dalam program graduasi.

Materi Sosialisasi Tujuan
Motivasi usaha Membangun semangat dan mindset
Pengelolaan keuangan Meningkatkan kemampuan mengatur arus kas usaha kecil
Penguatan pemasaran Memperluas jangkauan pasar produk usaha kecil

Ketiga materi tersebut dirancang untuk membekali penerima bansos agar mampu membangun kemandirian ekonomi secara bertahap.

“Dukungan terhadap program prioritas pemerintah merupakan komitmen berkelanjutan Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah melalui sinergi yang terintegrasi, akselerasi yang bertumbuh, serta penguatan ekosistem , guna menghadirkan keunggulan berkelanjutan dan memperluas dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” kata Riduan.

Penyaluran bansos yang tepat sasaran, dikombinasikan dengan program graduasi, menjadi langkah konkret Bank Mandiri dalam mendukung akselerasi ekonomi nasional berbasis kerakyatan.

Ke depan, sinergi antara dan pemerintah diharapkan terus memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus mendorong kemandirian ekonomi bagi kelompok masyarakat yang selama ini bergantung pada bantuan sosial.***

Sumber: https://www.metrotvnews.com/read/NgxCa7PQ-akselerasi-ekonomi-kerakyatan-melalui-bansos-bank-mandiri-jangkau-lebih-7-45-juta-penerima-pada-2025

Nurkasmini Nikmawati
Reporter at Desa Karangbendo

Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.