Arief Harris Tandjung merupakan Direktur Utama PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang memiliki rekam jejak lebih dari 25 tahun di industri perbankan Indonesia.
Berdasarkan Laporan Tahunan 2024, total remunerasi yang dialokasikan untuk seluruh jajaran Dewan Direksi Bank Jago mencapai Rp42,33 miliar.
Angka tersebut menjadikan sosok di balik kepemimpinan bank digital ini menarik untuk ditelusuri lebih jauh, mulai dari latar belakang pendidikan hingga perjalanan kariernya yang terbilang unik.
Simak penjelasan lengkap dari desakarangbendo.id berikut ini.
Menariknya, Arief Harris Tandjung tidak memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang keuangan.
Melansir dari situs resmi Bank Jago, ia tercatat meraih gelar Sarjana Teknik dari Universitas Indonesia pada tahun 1991.
Meski demikian, hal tersebut tidak menghalangi langkahnya untuk meniti karier di sektor perbankan.
Arief kemudian mengasah kompetensinya melalui berbagai program eksekutif internasional bergengsi.
Beberapa di antaranya termasuk program di National University of Singapore (NUS), Temasek Learning Center, hingga CFO Strategic Financial Leadership Program di Stanford Business School.
Kombinasi fondasi teknik dan pendidikan eksekutif inilah yang membentuk profil kepemimpinan Arief di dunia keuangan.
Sepanjang kariernya, Arief Harris Tandjung mengisi sejumlah posisi strategis di berbagai institusi keuangan ternama di Indonesia.
Berikut ringkasan perjalanan karier Arief Harris Tandjung di industri perbankan.
| Institusi | Jabatan | Bidang |
|---|---|---|
| Bank Universal | Wakil Direktur | Perbankan |
| Standard Chartered Bank | Wakil Direktur | Perbankan |
| Bank Danamon | Wakil Direktur | Perbankan |
| Bank BTPN | Direktur | |
| Bank Jago | Direktur Utama | Perbankan Digital |
Posisi terakhir sebelum bergabung dengan Bank Jago adalah sebagai Direktur di Bank BTPN.
Di BTPN, Arief memegang tanggung jawab strategis pada bidang Keuangan, Treasury & FI, serta Pendanaan.
Pencapaian terbesarnya di institusi tersebut adalah berhasil membawa BTPN menjadi bank terbesar ketujuh di Indonesia.
Capaian itu bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari pengalaman kerja panjang dan fondasi pendidikan yang terus diasah selama lebih dari dua dekade.
Arief Harris Tandjung pertama kali bergabung dengan Bank Jago pada November 2019 sebagai Wakil Direktur Utama.
Posisi tersebut menjadi batu loncatan menuju puncak kariernya di bank digital besutan Grup GoTo ini.
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 25 Mei 2023, Arief resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Utama Bank Jago.
Pengangkatan ini menandai babak baru kepemimpinan Bank Jago di tengah persaingan industri perbankan digital yang semakin ketat.
Mengutip dari Laporan Tahunan 2024 Bank Jago, total remunerasi yang dialokasikan untuk seluruh jajaran Dewan Direksi mencapai Rp42,33 miliar.
Selain remunerasi, Arief Harris Tandjung juga tercatat memiliki kepemilikan saham di Bank Jago.
Berikut rincian data remunerasi dan kepemilikan saham berdasarkan Laporan Tahunan 2024.
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Total Remunerasi Dewan Direksi | Rp42,33 miliar |
| Jumlah Kepemilikan Saham | 46.646.331 lembar |
| Persentase Kepemilikan | 0,34% dari total saham |
Data tersebut menunjukkan posisi Arief tidak hanya sebagai pemimpin operasional, tetapi juga sebagai pemegang saham yang turut berkepentingan terhadap kinerja jangka panjang perusahaan.
Angka remunerasi dan kepemilikan saham ini berdasarkan Laporan Tahunan 2024 Bank Jago dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai keputusan RUPS.
Di bawah kepemimpinan Arief Harris Tandjung, Bank Jago terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri perbankan digital Indonesia.
Dengan ekosistem digital yang terintegrasi dan dukungan strategis dari mitra bisnis, Bank Jago tercatat sebagai salah satu bank digital dengan pertumbuhan pengguna yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Perjalanan karier Arief dari seorang lulusan teknik hingga memimpin bank digital dengan remunerasi miliaran rupiah menjadi bukti bahwa kompetensi dan pengalaman lintas institusi mampu membuka jalan menuju posisi puncak di industri keuangan.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.
