Pernah dengar soal fintech yang tidak hanya menyalurkan pinjaman, tapi juga aktif mendampingi pelaku usaha kecil hingga bisa berkembang berkelanjutan?
Nah, itulah yang dilakukan AdaKami melalui program #UsahaBarengAdaKami sepanjang 2026. Perusahaan fintech lending yang terdaftar dan diawasi OJK ini menyasar delapan UMKM dari berbagai sektor dan daerah di Indonesia. Fokusnya jelas, yaitu penguatan operasional, keberlanjutan bisnis, serta dampak sosial dan lingkungan. Informasi lengkap seputar program pemberdayaan UMKM seperti ini bisa diikuti melalui desakarangbendo.id sebagai referensi terpercaya bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnisnya.
Menariknya, pendekatan AdaKami tidak bersifat seragam. Setiap UMKM mendapat intervensi berbeda sesuai kebutuhan spesifik mereka. Jonathan Kriss selaku Brand Manager AdaKami menegaskan hal ini dalam siaran pers pada Minggu, 25 Januari 2026.
“Kami mendampingi UMKM sesuai kebutuhan mereka, dengan tujuan memastikan usaha bisa tumbuh berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi komunitas,” ujar Jonathan.
Apa Itu Program UsahaBarengAdaKami
Sebelum membahas daftar penerima, penting untuk memahami konsep dasar program ini.
Program UsahaBarengAdaKami merupakan inisiatif pemberdayaan UMKM yang digagas oleh AdaKami. Berbeda dengan skema pembiayaan konvensional, program ini menekankan pendampingan holistik yang disesuaikan dengan tantangan unik setiap pelaku usaha.
Jadi, bukan sekadar memberikan modal. AdaKami juga membantu dari sisi operasional, efisiensi produksi, hingga perluasan pasar.
Beberapa fokus utama program ini meliputi:
- Penguatan operasional harian
- Peningkatan kapasitas produksi
- Pengembangan layanan dan jangkauan pasar
- Dukungan sarana dan prasarana usaha
- Pendampingan untuk keberlanjutan bisnis
Program ini sejalan dengan komitmen AdaKami dalam mendorong pertumbuhan fintech lending yang inklusif. Berdasarkan regulasi OJK, fintech lending wajib berkontribusi pada pengembangan ekonomi masyarakat, termasuk sektor UMKM.
Daftar 8 UMKM Penerima Program UsahaBarengAdaKami 2026
Tahun ini, AdaKami memilih delapan UMKM dengan karakteristik khusus. Kesamaan mereka adalah membawa dampak positif bagi komunitas dan lingkungan sekitar.
Berikut daftar lengkapnya berdasarkan sektor usaha.
Sektor Kuliner dan Kopi
Sektor ini mendominasi dengan empat UMKM terpilih yang tersebar di tiga wilayah berbeda.
1. Kopi Tuli dan Akurasa (Jakarta Selatan)
Usaha kopi ini punya misi mulia, yaitu membuka lapangan kerja bagi penyandang tuna rungu. Dukungan AdaKami difokuskan untuk memperkuat operasional harian dan pengembangan layanan agar bisa menjangkau pasar lebih luas.
2. Kopi Moka Menoreh (Yogyakarta)
UMKM kopi lokal yang sedang berupaya memperkuat posisi di pasar. Dukungan program dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas produksi dan penyajian.
3. Kopi Selarong (Yogyakarta)
Sama seperti Kopi Moka Menoreh, Kopi Selarong juga mendapat pendampingan untuk peningkatan kualitas. Keduanya membawa misi pelestarian kopi lokal Yogyakarta.
4. House of Kawa (Tanah Datar, Sumatra Barat)
Usaha minuman tradisional Minangkabau yang sudah berjalan lintas generasi. Dukungan difokuskan pada efisiensi pengolahan agar produksi lebih konsisten.
| Nama UMKM | Lokasi | Fokus Dukungan |
|---|---|---|
| Kopi Tuli dan Akurasa | Jakarta Selatan | Penguatan operasional dan perluasan pasar |
| Kopi Moka Menoreh | Yogyakarta | Peningkatan kualitas produksi |
| Kopi Selarong | Yogyakarta | Peningkatan kualitas penyajian |
| House of Kawa | Tanah Datar, Sumatra Barat | Efisiensi pengolahan dan konsistensi produksi |
Keempat UMKM di atas tidak sekadar menjual kopi. Mereka juga mengusung misi inklusi sosial dan pelestarian budaya lokal.
Sektor Kriya dan Kerajinan
Di sektor ini, satu UMKM terpilih dengan fokus pemberdayaan difabel.
Difabel Zone (Yogyakarta)
Komunitas perajin batik yang seluruh anggotanya adalah penyandang disabilitas. Dukungan AdaKami difokuskan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan melengkapi sarana pameran.
Lidwina Wurie Akhdiyanti selaku pendiri Difabel Zone mengungkapkan tantangan yang selama ini dihadapi.
“Permintaan pameran cukup tinggi, tetapi sarana kami terbatas. Dukungan ini membantu menjawab kebutuhan tersebut,” kata Lidwina.
Langkah ini dinilai strategis mengingat permintaan kolaborasi dan kemitraan untuk produk batik difabel terus meningkat.
Sektor Lingkungan dan Agrowisata
Tiga UMKM di sektor ini beroperasi di Bali dengan fokus pada keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan perempuan.
1. Urban Compost (Bali)
UMKM yang bergerak di bidang pengolahan sampah organik skala komunitas. Pendampingan difokuskan untuk mempercepat dan mengefisienkan proses pengolahan.
Buya Azmedia, pendiri Urban Compost Bali, menjelaskan pentingnya dukungan ini.
“Efisiensi menjadi kunci agar pengolahan sampah organik bisa terus berjalan,” ujarnya.
2. Pisangne K-Tamane (Bali)
Usaha agrowisata yang memberdayakan petani perempuan. Dukungan AdaKami bertujuan memperkuat kapasitas usaha agar dampak pemberdayaan semakin luas.
| Nama UMKM | Lokasi | Misi Utama |
|---|---|---|
| Urban Compost | Bali | Pengolahan sampah organik komunitas |
| Pisangne K-Tamane | Bali | Agrowisata pemberdayaan petani perempuan |
Kedua UMKM ini membuktikan bahwa bisnis bisa berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan kesetaraan gender.
Jenis Dukungan yang Diberikan AdaKami
Bentuk dukungan dalam program UsahaBarengAdaKami tidak bersifat seragam. AdaKami melakukan analisis kebutuhan terlebih dahulu sebelum menentukan jenis intervensi yang tepat.
Berikut kategori dukungan yang diberikan:
1. Penguatan Operasional
- Perbaikan sistem kerja harian
- Peningkatan efisiensi proses bisnis
- Optimalisasi manajemen usaha
2. Peningkatan Kapasitas Produksi
- Penambahan alat atau mesin produksi
- Pelatihan teknis untuk pekerja
- Standardisasi kualitas produk
3. Pengembangan Pasar
- Perluasan jangkauan pelanggan
- Dukungan pemasaran digital
- Fasilitasi kemitraan bisnis
4. Penyediaan Sarana Prasarana
- Kelengkapan untuk pameran atau event
- Perbaikan tempat usaha
- Peralatan pendukung operasional
Pendekatan ini memastikan setiap UMKM mendapat dukungan yang benar-benar relevan dengan tantangan yang dihadapi.
Kriteria UMKM yang Bisa Bergabung
Tidak semua UMKM bisa masuk dalam program UsahaBarengAdaKami. Ada kriteria khusus yang menjadi pertimbangan dalam seleksi.
Berdasarkan pola UMKM yang terpilih tahun ini, berikut karakteristik yang dicari:
- Memiliki dampak sosial terhadap komunitas sekitar
- Mengusung nilai inklusi, seperti memberdayakan difabel atau kelompok marginal
- Berkontribusi pada pelestarian budaya lokal
- Memiliki kepedulian lingkungan dalam operasional bisnis
- Berpotensi tumbuh berkelanjutan dengan intervensi yang tepat
- Sudah berjalan aktif, bukan usaha yang baru akan dimulai
Singkatnya, AdaKami mencari UMKM yang tidak hanya berorientasi profit. Ada nilai sosial dan lingkungan yang menjadi bagian dari DNA usaha tersebut.
Cara Daftar Program UsahaBarengAdaKami
Bagi pelaku UMKM yang tertarik bergabung, berikut langkah yang bisa dilakukan:
- Kunjungi website resmi AdaKami di adakami.id untuk informasi terbaru
- Pantau media sosial resmi AdaKami karena pengumuman program biasanya disampaikan di sana
- Siapkan profil usaha lengkap termasuk visi misi, dampak sosial, dan tantangan yang dihadapi
- Dokumentasikan kegiatan usaha sebagai bukti bahwa bisnis sudah berjalan aktif
- Tunggu periode pendaftaran dibuka dan ikuti prosedur yang ditetapkan
Perlu diingat bahwa informasi pendaftaran dapat berubah sesuai kebijakan AdaKami. Selalu cek sumber resmi untuk mendapatkan informasi terkini.
Dampak Program bagi UMKM dan Komunitas
Program UsahaBarengAdaKami tidak hanya berdampak pada pelaku usaha. Ada efek domino yang dirasakan komunitas sekitar.
Dampak Langsung bagi UMKM:
- Peningkatan kapasitas dan efisiensi operasional
- Perluasan pasar dan jaringan bisnis
- Penguatan fondasi untuk pertumbuhan jangka panjang
Dampak bagi Komunitas:
- Terciptanya lapangan kerja baru, terutama untuk kelompok marginal
- Pelestarian budaya dan kearifan lokal
- Peningkatan kesadaran lingkungan melalui praktik bisnis berkelanjutan
- Pemberdayaan perempuan dan difabel dalam ekonomi produktif
Jonathan Kriss menegaskan komitmen jangka panjang AdaKami dalam hal ini.
“Benang merahnya sama, yaitu UMKM ini membawa dampak bagi komunitas dan lingkungannya. Tugas kami memastikan usaha mereka bisa bertumbuh secara berkelanjutan,” kata Jonathan.
Waspada Penipuan dan Informasi Kontak Resmi
Di tengah maraknya program pemberdayaan UMKM, penting untuk tetap waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan pihak tertentu.
Ciri-ciri penipuan yang perlu diwaspadai:
- Meminta transfer uang untuk pendaftaran program
- Menjanjikan bantuan modal tanpa proses seleksi
- Menggunakan akun media sosial tidak resmi
- Menghubungi via nomor pribadi bukan kanal resmi
Kontak Resmi AdaKami:
- Website: adakami.id
- Email: [email protected]
- Call Center: 1500077
- Media Sosial: @adakami.id (Instagram, Facebook, Twitter)
Pengaduan Fintech Lending:
- OJK: 157 atau [email protected]
- AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia): [email protected]
Selalu verifikasi informasi melalui kanal resmi sebelum mengambil tindakan apapun.
Penutup
Program UsahaBarengAdaKami 2026 menjadi bukti nyata bahwa fintech lending bisa berperan lebih dari sekadar penyalur pinjaman. Dengan pendampingan yang tepat sasaran, UMKM berdampak sosial dan lingkungan punya peluang lebih besar untuk tumbuh berkelanjutan.
Delapan UMKM terpilih tahun ini, mulai dari Kopi Tuli di Jakarta hingga Urban Compost di Bali, menunjukkan keberagaman sektor yang bisa diberdayakan. Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan siaran pers resmi AdaKami per Januari 2026 dan dapat berubah sesuai kebijakan perusahaan.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi pelaku UMKM yang sedang mencari peluang pengembangan usaha. Terima kasih sudah membaca, dan semoga usaha yang dijalankan semakin berkembang dan membawa keberkahan.
FAQ
Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.

