PT Bank Permata Tbk (BNLI) baru saja merampungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa, 7 April 2026. Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam menentukan arah kebijakan serta pembagian hasil kinerja sepanjang tahun buku 2025.
Pelaksanaan rapat berlangsung secara hybrid dengan memanfaatkan fasilitas eASY.KSEI sebagai platform elektronik utama. Langkah ini mencerminkan komitmen bank dalam mengadopsi teknologi digital untuk mempermudah partisipasi pemegang saham secara luas dan efisien.
Agenda Utama RUPST Permata Bank
Terdapat enam mata acara krusial yang dibahas dan disetujui oleh para pemegang saham dalam pertemuan tersebut. Keputusan ini mencakup aspek tata kelola, pengawasan, hingga distribusi laba perusahaan.
Berikut adalah rincian agenda yang telah disahkan dalam RUPST:
- Persetujuan Laporan Tahunan 2025 dan pengesahan Laporan Keuangan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.
- Penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025.
- Penunjukan Kantor Akuntan Publik atau Akuntan Publik untuk mengaudit buku perseroan tahun buku 2026.
- Pengangkatan kembali anggota dewan komisaris dan direksi untuk periode jabatan 2026 hingga 2029.
- Pengangkatan direktur baru perseroan.
- Penetapan remunerasi serta fasilitas bagi dewan komisaris, direksi, dan dewan pengawas syariah.
Setelah menyepakati agenda-agenda tersebut, perusahaan kini memiliki landasan operasional yang lebih solid untuk melangkah ke periode berikutnya. Fokus utama tetap pada penguatan fundamental bisnis dan pelayanan nasabah.
Alokasi Laba Bersih dan Dividen
Salah satu poin yang paling dinantikan oleh para investor adalah keputusan mengenai pembagian dividen. Berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2025, Permata Bank mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,6 triliun.
Pemegang saham menyetujui distribusi dividen tunai dengan rincian sebagai berikut:
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Total Laba Bersih 2025 | Rp3,6 Triliun |
| Total Dividen (Bruto) | Rp1,266 Triliun |
| Dividen per Saham | Rp35 |
Keputusan pembagian dividen ini mencerminkan apresiasi perusahaan terhadap kepercayaan para pemegang saham. Selain itu, langkah ini menunjukkan stabilitas keuangan bank yang tetap terjaga di tengah dinamika industri perbankan nasional.
Perubahan Struktur Direksi
Agenda pengangkatan direktur baru menjadi sorotan dalam RUPST kali ini. Sorakrit Phruthanontachai resmi diangkat sebagai direktur perseroan untuk masa jabatan 2026 hingga 2029.
Pengangkatan ini akan berlaku efektif setelah seluruh persyaratan administratif terpenuhi, termasuk persetujuan kemampuan dan kepatutan dari otoritas terkait. Rekam jejak Sorakrit tergolong impresif dengan pengalaman lebih dari 27 tahun berkarier di Bangkok Bank sebelum bergabung dengan Permata Bank.
Kehadiran sosok baru dalam jajaran direksi diharapkan mampu membawa perspektif segar dalam operasional bank. Sinergi antara pengalaman internasional dan pemahaman pasar lokal menjadi kunci dalam memperkuat daya saing perusahaan.
Kinerja Keuangan Sepanjang 2025
Sepanjang tahun 2025, Permata Bank berhasil mencatatkan pertumbuhan yang cukup stabil di tengah tantangan ekonomi global. Fokus pada inovasi layanan dan efisiensi operasional menjadi pendorong utama keberhasilan tersebut.
Berikut adalah ringkasan performa finansial Permata Bank:
- Laba setelah pajak mencapai Rp3,6 triliun.
- Total aset meningkat sebesar 3,6 persen secara tahunan menjadi Rp268,3 triliun.
- Rasio permodalan CAR berada di level 34,6 persen.
- Rasio CET-1 tercatat sebesar 26,6 persen.
Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa posisi permodalan bank berada dalam kondisi yang sangat sehat. Kekuatan modal ini memberikan ruang bagi bank untuk terus berekspansi dan memberikan layanan terbaik bagi nasabah lintas generasi.
Komitmen Masa Depan
Manajemen Permata Bank menegaskan bahwa pertumbuhan yang dicapai pada 2025 menjadi fondasi kuat untuk masa depan. Dukungan dari Bangkok Bank sebagai pemegang saham pengendali juga terus menjadi katalis positif bagi pertumbuhan bisnis.
Tujuan utama ke depan adalah memperdalam hubungan jangka panjang dengan nasabah melalui layanan yang relevan. Bank ingin memposisikan diri sebagai mitra utama dalam memenuhi kebutuhan finansial sehari-hari, baik bagi nasabah individu maupun segmen bisnis.
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah strategis. Dengan menjaga integritas dan profesionalisme, perusahaan optimistis dapat menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Disclaimer: Data dan informasi yang tercantum dalam artikel ini berdasarkan laporan RUPST per 7 April 2026. Informasi mengenai kebijakan dividen, susunan direksi, dan kinerja keuangan dapat mengalami perubahan sesuai dengan kebijakan perusahaan dan regulasi otoritas terkait di masa mendatang.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.
